Asupan gula yang berlebih kerap dikaitkan dengan resiko kegemukan dan pemicu diabetes, itu sebabnya banyak diantara orang yang menderita obesitas dan diabetes sangat membatasi konsumsi gula.

Namun dari beberapa resiko yang ditimbulkan, ternyata gula pasir bisa juga digunakan untuk obat penyembuh luka, mengurangi nyeri dan menghaluskan kulit. Beberapa penelitian mengemukakan fakta tersebut, berikut ini ada beberapa manfaatnya:

Menyembuhkan luka

Percaya atau tidak gula efektif membasmi kuman pada luka. Masyarakat Zimbabwe menggunakan gula untuk membasmi kuman. Pengobatannya tidak sulit, mereka hanya
manaburkan gula pasir di sekitar luka terbuka agar cepat sembuh.

Sementara itu penelitian di Inggris membuktikan bahwa gula juga mampu menarik cairan disekitar luka, sehingga terbebas dari bakteri dan luka lebih cepat kering.

Penghilang nyeri

Larutan gula tidak hanya bisa menyembuhkan luka, ternyata bisa juga digunakan untuk meredakan rasa nyeri pada bayi saat diimunisasi. Biasanya larutan gula diminumkan dulu sebelum bayi disuntik, hal ini dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri.

Menghaluskan kulit

Gula pasir bisa digunakan untuik scrub alami pengalus kulit. Mungkin akan terasa lebih lengket dari scrub biasanya, tapi perawatan ini efektif melembutkan kulit yang rusak.

Anda bisa membuatnya sendiri di rumah, caranya campurkan ½ cangkir gula pasir dengan ¼ cangkir minyak kanola, beri tiga tetes minyak lavender, aduk rata. Gunakan masker tersebut sebagai scrub sesaat sebelum mandi. Ratakan pada daerah kulit yang rusak, pijat melingkar. Setelah semua rata Anda bisa langsung membilasnya. Lakukan perawatan ini dua kali seminggu.

Menjaga kesegaran bunga

Wow, gula pasir bisa meningkatkan daya tahan bunga. Tambahkan satu sendok makan (untuk bunga dengan rangkaian besar) dalam vas yang sudah terisi air, niscaya bunga rangkai Anda bisa mekar lebih lama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here