Dear Dr. Ikrar, saya membaca dikoran bahwa telah disetujui beberapa jenis vaksin COVID-19. Pertanyaan saya, mana vaksin yang paling aman dan efektif, serta bagaimana kondisi dunia setelah vaksin tersebut disetujui. Terimakasih.

Salam

Impu Sanjaya, dari kota Makassar

Jawab:

Bapak Impu yang baik hati, terimakasih pertanyaannya. Betul telah ada beberapa vaksin yang telah disetujui. Menjawab pertanyaan dari masyarakat terkait mana vaksin yang lebih efektif dalam mencegah COVID-19. Sampai detik ini uji klinis telah mendapat persetujuan dengan efikasi lebih dari 90 persen yaitu: Moderna dan Pfizer, meski tak bisa dipungkiri ada efek sampingnya. Kita belum tahu tingkat imunitasnya durasinya berapa tahun, karena baru dilakukan uji ini selama 6 bulan.

Sementara Virus Covid-19 semakin banyak memakan korban, penduduk dunia sampai hari ini belum bisa kembali ke kehidupan yang normal. Salah satu langkah yang dihadirkan oleh pemerintah sebagai upaya pemutusan rantai penyebaran Covid-19 adalah dengan melakukan vaksinasi. Meski mengambil langkah tersebut, langkah pemerintah tidak sertamerta berjalan mulus, pasalnya belum juga didistribusikan, sudah banyak beredar informasi yang membuat sebagian masyarakat merasa ragu untuk melakukan vaksinasi. Salah satunya terkait issu efektivitas vaksin jenis Sinovac asal China yang baru-baru ini diimport oleh pemerintah Indonesia sebanyak 1,2 Juta dosis.

Langkah yang diambil pemerintah saat ini adalah langkah yang tepat. Ia yakin pemerintah akan menghadirkan vaksin yang efektif dan aman bagi masyarakat, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkait keamanannya. Intinya pemerintah selalu memberikan yang terbaik untuk masyarakatnya, maka mari kita percayakan saja kepada pemerintah sebab mereka mempunyai tanggung jawab moral sekaligus hukum terhadap masyarakatnya.

Kalau Standar WHO yang penting efektivitasnya itu di atas 50 persen. Jadi sebaiknya, masyarakat harus percaya pada pemerintah, karena vaksin apapun yang tersedia dan itu aman serta memiliki efektivitas, itulah yang terbaik. Semoga menjawab pertanyaan bapak Impu. Salam Sehat.

SHARE
Previous articleTips Wajah Cantik dan Kencang Pakai Masker Seledri
Next articleVideo: Kepemimpinan Wanita Dalam Persepsi Neurosains
Dr. Taruna Ikrar, M.Pharm., MD., Ph.D. lahir di Makassar, 15 April 1969 adalah seorang dokter dan ilmuwan berkebangsaan Indonesia dalam bidang farmasi, jantung, dan syaraf, Peneliti di UC Irvine (2008-2016). Di dunia internasional, ia lebih dikenal sebagai salah satu peneliti yg memopulerkan sistem AlstR (allatostatin receptor) dalam tulisan yang telah dipublikasikan di jurnal Frontiers of Neural Circuit edisi 20, Januari 2012, dan metode pengobatan “gene therapy & Advanced Therapy” yang dipublikasikan di Nature 2013 dan 2017. Saat ini Dr. Ikrar merupakan Staf Ahli RS Kepresidenan RSPAD dan Cell Cure Center.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here