Menyebut namanya saja bagi kebanyakan orang pasti akan bilang gengsi atau tidak suka dengan buah yang satu ini karena aroma dan efek setelah mengonsumsinya saat ke kamar kecil.

Petai atau Pete di masyarakat kita sudah sangat terkenal, khususnya masyarakat kalangan menengah ke bawah, buah petai memang seringkali menjadi menu makanan sehari-hari.

Banyak di antara kita pastinya belum mengetahui kandungan yang terdapat pada petai. Di dalam petai ternyata memiliki kandungan gula alami yaitu Sukrosa, Glukosa dan Fruktosa dengan kombinasi serat. Kombinasi dari zat tersebut ternyata dapat menghasilkan stamina tenaga yang cepat. Menurut penelitian para ahli, mengonsumsi dua porsi petai dapat menghasilkan tenaga yang cukup besar selama 90 menit, maka tidak heran apabila banyak atlet olahraga dan pekerja keras menjadikan petai menu favorit mereka.

Ternyata buah petai yang selama ini kerap kali dihina karena aromanya memiliki khasiat penting dalam membantu menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti menghilangkan Depresi, PMS (premenstrual syndrome), menyembuhkan Anemia, Tekanan darah tinggi, Luka lambung, Kegemukan, Sembelit, Stroke dan lainnya.

Cara Penyembuhannya Yaitu:

Depresi

Bagi mereka yang mengalami depresi dapat mencoba mengonsumsi petai, sebab dalam kandungan petai terdapat Tryptophan, yaitu zat sejenis protein yang diubah tubuh menjadi Serotonin. Nah zat inilah yang membuat seseorang yang mengalami depresi dapat merasa lebih tenang, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.

PMS (Premenstrual Syndrome)

Nah bagi para wanita yang sering mengalami PMS (Premenstrual Syndrome) saat datang bulan tidak perlu khawatir dengan meminum pil atau apapun, cukup dengan makan pete maka masalah terselesaikan. Vitamin B6 yang terdapat pada petai mengatur kadar gula darah, yang dapat membantu mood.

Anemia

Untuk penderita Anemia (Kurang sel darah merah), petai memiliki kandungan zat besi yang tinggi, maka dapat membantu menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.

Tekanan Darah Tinggi

Bagi mereka yang memiliki Tekanan darah tinggi (hipertensi) dan penderita Stroke, kandungan Kalium yang tinggi pada petai dan rendah garam dapat membantu mengobati tekanan darah.

Begitu tingginya zat yang terdapat di dalam petai, sehingga FDA Amerika mengizinkan perkebunan pete untuk melakukan klaim resmi mengenai kemampuan buah ini untuk menurunkan risiko tekanan darah dan stroke.

Sembelit

Kandungan serat yang tinggi pada petai membuat seseorang yang mengalami gangguan pencernaan dapat kembali normal tanpa harus ke laksatif.

Untuk Saraf

Kandungan Vitamin V yang sangat besar pada petai dapat membantu menenangkan sistem saraf.

Kegemukan

Berdasarkan penelitian dari Institute of Psychology Austria yang menyatakan bahwa tekanan pada saat kerja menyebabkan orang sering meraih makanan yang menenangkan seperti coklat dan keripik. Dengan melihat kepada 5.000 pasien di rumah sakit, peneliti menemukan bahwa kebanyakan orang menjadi gemuk karena tekanan kerja yang tinggi.

Laporan menyimpulkan bahwa, untuk menghindari nafsu memakan makanan karena panik, kita butuh mengendalikan kadar gula dalam darah dengan ngemil makanan tinggi karbohidrat setiap dua jam untuk mempertahankan kadarnya tetap. Maka mengonsumsi petai adalah solusi yang terbaik.

Luka Lambung

Penderita luka lambung dapat mengonsumsi petai untuk membantu merawat sistem pencernaannya. Hal ini disebabkan textur petai yang lembut dan halus. Petai merupakan satu-satunya buah mentah yang dapat dimakan tanpa menyebabkan stres dalam beberapa kasus yang parah. Selain itu, petai dapat menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung.

Stres

Stres merupakan penyakit yang banyak ditemui pada saat sekarang ini, aktifitas sehari-hari yang padat dengan tuntutan waktu kerja yang sempit membuat banyak masyarakat mengalami penyakit stres. Kalium dalam petai adalah mineral penting, yang membantu untuk menormalkan detak jantung, mengirim oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan cairan tubuh. Jadi pada saat seseorang mengalami stres kecepatan metabolisme kita akan meningkat, sehingga akan mengurangi kadar kalium dalam tubuh. Hal ini bisa diatasi dengan cara makan petai yang tinggi kalium.

Stroke

Berdasarkan hasil riset yang ditulis di “The New England Journal of Medicine,” makan pete sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan risiko kematian karena stroke sampai 40%.

Nah sekarang diketahui bagaimana bermanfaatnya buah petai, buah yang sering mendapatkan ejekan karena bau yang ditimbulkan dari memakan petai ternyata hanya hal kecil dibandingkan dengan manfaat yang bisa kita dapatkan dari mengonsumsi petai.

Karbohidrat pada petai ternyata juga lebih besar dibandingkan dengan buah apel. Petai memiliki protein empat kali banyak, dan karbohidrat dua kali lebih banyak serta tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat Vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya. Kalium yang tinggi pada petai menjadikan petai makanan terbaik.

Sudah saatnya petai menjadi menu favorit kita sekarang ini mengubah kata-kata yang sudah terkenal mengenai apel itu menjadi: “A Petai a day keeps the doctor away” (makan pete tiap hari akan menjauhkan anda dari dokter). (Kabari1017)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here