Dear Dr. Ikrar, semoga dokter senantiasa sehat dan sukses dalam mengarungi hidup ini. Saya ingin menanyakan, tentang fungsi hati saya yang mulai menurun, serta berdasarkan hasil laboratorium SGOT dan SGPTnya tinggi. Adakah cara atau tips untuk memperbaiki fungsi hati dan menurunkan SGOT dan SGPT yang tinggi tersebut. Terimakasih atas sarannya, salam hormat.

Muhlis, dari Maluku Utara.

Jawaban:

Bapak Muhlis yang baik hati, terima kasih atas doa dan pertanyaannya. Sebenarnya hati adalah organ yang vital bagi tubuh manusia dan vertebrata hewan bertulang belakang. Fungsinya antara lain: menawarkan dan menetralisir racun, mengatur sirkulasi hormon, mengatur komposisi darah yang mengandung lemak, gula, protein, dan zat lain. Hati juga membuat empedu, zat yang membantu pencernaan lemak.

Kondisi hati yang mengalami peradangan biasanya dapat dilihat dari fungsi SGOT dan SGPT dari pemeriksaan laboratorium. SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase), selanjutnya SGPT (Serum Glutamic Pyruvate Transaminase) adalah enzim dalam tubuh yang berfungsi dalam produksi energi tubuh, tetapi sekaligus dapat menjadi marker bagi dokter untuk melihat adanya proses atau fungsi normal hati.

Berdasarkan level normal dalam tubuh SGPT berada pada kisaran 7-36 unit/liter dalam serum darah, sedangkan SGOT berada dalam kisaran 5-40 unit/liter. Jika hasil laboratorium menunjukkan lebih dari itu berarti kemungkinan fungsi hati terganggu.

Selanjutnya, untuk menurunkan SGOT ataupun SGPT ada beberapa cara atau tips yang bisa dilakukan, yaitu:

  1. Silahkan mengonsumsi makanan atau minuman organik, biasanya banyak dalam sayuran yang berwarna hijau dan orange.
  2. Mengonsumsi vitamin D yang cukup.
  3. Menghindari makanan cepat saji (junk food), makan berminyak, makanan yang tinggi garam dan lemak.
  4. Seringlah berolahraga.
  5. Hindari merokok dan mengonsumsi alkohol.
  6. Secara regular melakukan check up kesehatan
  7. Menghindari zat-zat pewarna dan kemungkinan berefek jelek terhadap kesehatan.

Semoga dengan melakukan ketujuh cara atau tips di atas, kondisi hati dan SGOT/SGPT bapak bisa segera membaik. Demikian, semoga sehat selalu.

 

 

 

 

SHARE
Previous articleBahagia Mudah Kok!
Next articleBahaya Mikroplastik
Dr. Taruna Ikrar, M.Pharm., MD., Ph.D. lahir di Makassar, 15 April 1969 adalah seorang dokter dan ilmuwan berkebangsaan Indonesia dalam bidang farmasi, jantung, dan syaraf, Peneliti di UC Irvine (2008-2016). Di dunia internasional, ia lebih dikenal sebagai salah satu peneliti yg memopulerkan sistem AlstR (allatostatin receptor) dalam tulisan yang telah dipublikasikan di jurnal Frontiers of Neural Circuit edisi 20, Januari 2012, dan metode pengobatan “gene therapy & Advanced Therapy” yang dipublikasikan di Nature 2013 dan 2017. Saat ini Dr. Ikrar merupakan Staf Ahli RS Kepresidenan RSPAD dan Cell Cure Center.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here