Nyeri dan Trauma Tulang Belakang sangat lazim dialami oleh dewasa. Walaupun lazim tetapi trauma tulang belakang ini sulit diobati dan bahkan bisa berakibat fatal bagi kehidupan kita. Berbicara tentang Trauma dan nyeri tulang belakang, tidak dapat dipungkiri dewasa ini banyak Chiropractic yang mempromosikan dapat mengobati dan menyembuhkan trauma dan nyeri tulang belakang.

Chiropractic adalah bentuk pengobatan alternatif atau komplementer yang berfokus pada diagnosis dan pengobatan gangguan mekanik dari sistem otot dan tulang belakang. Chiropractic merupakan pengobatan alternatif. Teknik pengobatan ini, bertumpu pada prinsip terapi manual, terutama manipulasi tulang belakang, sendi, dan jaringan lunak, latihan dan penyuluhan kesehatan serta gaya hidup.

ANATOMI SUMSUM TULANG BELAKANG

(Gambar 2 Struktur Anatomi Tulang Belakang)Sumsum tulang belakang, dilindungi oleh tulang belakang, jaringan ikat dan otot. Secara anatomi, tulang belakang tersusun atas 31 ruas, mulai dari pangkal kepala, hingga tulang ekor, dari semua itu, ada bagian yang sangat sensitif dan sangat penting, khususnya di daerah leher. Sumsum tulang belakang, khususnya yang berada di bagian leher merupakan bagian tubuh dengan struktur anatomi yang kompleks, banyak ragamnya, dan vital fungsinya. Selain kulit yang bisa kita lihat langsung dari luar, di dalamnya terdapat beragam organ yang banyak dan penting fungsinya.

Di leher pada bagian depan ada kelenjar tiroid yang menyimpan hormon tiroid yang sangat penting fungsinya dalam metabolisme tubuh kita. Demikian pula esofagus yang menjadi saluran masuk makanan ke lambung. Serta terdapat trakea yang merupakan saluran masuk udara untuk pernapasan dari mulut dan hidung ke bronkus lalu masuk ke dalam paru-paru dan pembuluh darah utama ke otak (arteri karotis kiri dan kanan) dan dari otak (vena jugularis kiri dan kanan).

Makin ke belakang, terdapat struktur tulang belakang bagian leher yang di dalamnya ada sumsum tulang belakang dan pembuluh darah ke otak bagian belakang (arteri vertebralis kiri dan kanan). Semua organ-organ itu punya fungsi yang demikian penting, dan tak salah kalau ada yang menyebut leher adalah “jembatan kehidupan” antara kepala dan tubuh kita bagian bawahnya. Setidaknya ada 3 bagian leher yang bisa menyebabkan kematian cepat jika terjadi trauma, seperti tertumbuk, terpotong, patah atau tersumbat. Ketiganya, yaitu tulang belakang bagian leher dan organ di dalamnya, trakea, dan pembuluh darah karotis. Ketiga bagian tersebut kalau mengalami cedera bisa berakibat fatal bahkan kematian. Olehnya Kita tidak boleh menggerakkan leher secara berlebihan karena berbahaya yang dapat berakibat fatal berupa kematian.

MANFAAT PENGOBATAN KOMPLEMENTERI CHIROPRACTICS

(Gambar 3 Prinsip Pelayanan Chiropractics)Dalam pelayanan kesehatan, pelayanan Chiropractics memberikan beberapa manfaat, khususnya jika adanya gangguan yang berhubungan dengan sistem muskuloskeleton, yaitu gangguan kelelahan, atau nyeri di daerah otot-otot dan tulang. Dengan prinsip pengobatan manual, pemijatan, gerakan tubuh, dan relaksasi. Tentu saja Chiropractics seperti halnya acupuncture, massage atau pijat kesehatan, dan tukang urut. Maka Pelayanan Chiropractics dapat memberi manfaat, dalam mengurangi keluhan, bahkan hingga menghilangkan keluhan.

Tetapi harus diingat, bahwa sebelum melakukan pelayanan Chiropractics perlu dilakukan berdasarkan indikasi pengobatannya, sehingga diagnosis yang tepat sangat penting ditegakkan. Sebab, kalau tidak tepat, pelayanan Chiropractics bisa berdampak atau berakibat fatal.

PERINGATAN BAHAYA TRAUMA TULANG BELAKANG

(Gambar 4 Bahaya Kematian akibat Trauman Tulang Belakang)

Sebelum, mendapatkan pelayanan Chiropractics, perlu ditegakkan diagnosis, sehingga pemberian pelayanan chiropractise tersebut akan tepat sasaran. Adapun beberapa tips yang perlu dilakukan bagi pasien yang ingin mendapatkan pelayanan chiropractic, sbb:

  1. Kenali secara jelas, nyeri ataupun rasa lelah yang anda alami, khususnya yang berupa keluhan tulang belakang, yaitu: apakah berasal dari otot, jaringat ikat, gangguan tulang, ataukah akibat gangguan sumsum tulang belakang. Jika hanya karena otot dan jaringan ikat, anda bisa melanjutkan untuk mendapatkan pelayanan Chiropractics, tetapi jika diakibatkan oleh kerusakan sumsum tulang akibat Hernia Nucleus Pulpous (HNP), sebaiknya jangan menerima pelayanan Chiropractics karena berbahaya.
  2. Datanglah, ke tempat pelayanan Chiropractics, yang telah mendapatkan surat izin (licenses). Bagi pelayan Chiropractics, atau disebut dokter chiropractics adalah orang terlatih yang telah melalui training chiropractics.
  3. Utamakan, sebelum mendapat pelayanan chiropractics, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter fisioterapi, ataupun rehabilitasi medicine, sehingga mereka bisa memberikan arahan yang tepat.
  4. Jika anda merasakan nyeri di tulang belakang, sebaiknya perlu dilakukan pemeriksaan ahli, untuk memastikan penyebab nyeri, karena penegakan diagnose sangat penting, untuk memastikan, anda terhindar dari kontraindikasi pemberian pelayanan Chiropractics.
  5. Khususnya, nyeri di daerah leher, dianjurkan untuk lebih berhati-hati, hal ini terutama karena bagian leher merupakan bagian yang sangat vital, dimana bagian tulang leher bisa saja terjadi dislokasi tulang leher yang akibatnya bisa mematikan. Hal ini, karena pada tulang leher ada 7 ruas tulang leher dan masing-masing ruas dihubungkan oleh 2 macam sendi: bantalan tulang (diskus) dan sendi penyangga kiri dan kanan (prosesus artikularis superior dan prosesus artikukaris inferor, atau disebut juga facet). Jika tulang dan sendinya melejit, maka hubungan persendian leher dan ruas tulang lehernya menjadi tidak stabil dan akan mencederai sumsum tulang belakang di dalamnya dan selanjutnya terjadilah kejadian fatal seperti dijelaskan di atas tadi (yang bisa menimbulkan kelumpuhan hingga kematian). (Dr. Ikrar/Foto: dok.Ist)

SHARE
Previous articleVideo: Pentingnya General Check-Up Kesehatan
Next articleAneka Jus Penambah Darah
Dr. Taruna Ikrar, M.Pharm., MD., Ph.D. lahir di Makassar, 15 April 1969 adalah seorang dokter dan ilmuwan berkebangsaan Indonesia dalam bidang farmasi, jantung, dan syaraf, Peneliti di UC Irvine (2008-2016). Di dunia internasional, ia lebih dikenal sebagai salah satu peneliti yg memopulerkan sistem AlstR (allatostatin receptor) dalam tulisan yang telah dipublikasikan di jurnal Frontiers of Neural Circuit edisi 20, Januari 2012, dan metode pengobatan “gene therapy & Advanced Therapy” yang dipublikasikan di Nature 2013 dan 2017. Saat ini Dr. Ikrar merupakan Medical Director di BioBlast Discovery, California, U.S.A.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here