Dear Dr. Ikrar

Semoga dokter senantiasa dalam keadaan sehat dan sukses selalu. Saya ingin menanyakan bagaimana penyebab impotensi atau gangguan ereksi. Serta apakah ada pengobatannya. Jujur saya mengalami ketidakmampuan ereksi sewaktu berhubungan dengan istri saya.

Salam,
Horas Napitupulu,
Medan, Sumatera Utara.

Jawaban:

Dear bapak horas, terima kasih atas pertanyaan bapak, semoga gangguan yang bapak alami segera dapat diatasi. Sebetulnya banyak faktor yang menyebabkan gangguan ereksi, yang pada prinsipnya dapat disebabkan oleh 3 faktor utama, yaitu: gangguan pembuluh darah, gangguan hormonal dan terakhir gangguan system saraf. Dari ketiga penyebab di atas, hampir semuanya memiliki gejala sebagai berikut:

Kerusakan sistem saraf tulang belakang
Kerusakan sistem saraf tulang belakang

Gejala utama pada gangguan ereksi adalah ketidakmampuan penis atau alat kelamin pria untuk mencapai atau mempertahankan ereksi. Dalam kebanyakan kasus ini gangguan ereksi hanya bersifat sementara.

Namun, ada di antara beberapa kasus gangguan ereksi , yang berlangusung dalam waktu lama. Sehingga ketidakmampuan mempertahankan ereksi dalam waktu yang cukup lama, tentu akan mengganggu bagi hubungan suami istri, sehingga penderita tidak dapat melanjutkan hubungan seksual.

Kondisi ini, juga dapat dilihat dalam aspek psikologis. Secara psikologis, ditandai dengan berkurangnya dorongan seks, merasa rendah diri, depresi serta tertekan, dan perasaan bersalah terhadap pasangan. Sehingga penderita, merasa mengecewakan pasangannya, bahkan dapat memperburuk kondisi psikologis.

(Gambar 3 Operasi Transplantasi Organ)
Pembedahan dalam merekonstruksi Penis

Selain secara psikologis, juga gangguan ereksi dapat disebabkan oleh kondisi medis, yang gejalanya bersamaan dengan gangguan medis lainnya, misalnya akibat gangguan pembuluh darah, tentu bersamaan dengan gejalan hipertensi, seperti sakit kepala, pusing, mual, dan seterusnya. Berdasarkan faktor pencetus Impotensi atau gangguan ereksi, sehingga proses penyembuhan dapat dilakukan dengan mengantisipasi sesuai faktor pencetusnya. Sebagai contoh, bila penyebab, gangguan ereksi akibat faktor psikologis, maka metode menghilangkan stres seperti meditasi dan terapi menjadi sangat berguna dalam mengobati atau menyembuhkan impotensi disebabkan oleh stres.

Obat-obat ini harus berdasarkan resep dokter, demikian pula tidak dapat dikonsumsi oleh penderita yang juga mengalami gangguan medis yang serius seperti: penyakit jantung. Demikian pula dapat dilanjutkan dengan tambahan alat bantu medis, berupa pemompaan misalnya pompa penis atau implan penis. Demikian pula, penderita dianjurkan untuk mengurangi minuman keras seperti alkohol dan juga diharapkan berhenti merokok. Bahkan dalam kasus-kasus tertentu dapat dilanjutkan dengan pembedahan. Semoga penjelasan ini dapat membantu mengurangi kecemasan yang bapak alami. (Foto: dok. ist)

SHARE
Previous articleVideo: Transplantasi Organ
Next articleVideo: Vaksinasi Penyakit Malaria
Dr. Taruna Ikrar, M.Pharm., MD., Ph.D. lahir di Makassar, 15 April 1969 adalah seorang dokter dan ilmuwan berkebangsaan Indonesia dalam bidang farmasi, jantung, dan syaraf, Peneliti di UC Irvine (2008-2016). Di dunia internasional, ia lebih dikenal sebagai salah satu peneliti yg memopulerkan sistem AlstR (allatostatin receptor) dalam tulisan yang telah dipublikasikan di jurnal Frontiers of Neural Circuit edisi 20, Januari 2012, dan metode pengobatan “gene therapy & Advanced Therapy” yang dipublikasikan di Nature 2013 dan 2017. Saat ini Dr. Ikrar merupakan Medical Director di BioBlast Discovery, California, U.S.A.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here