Asma merupakan penyakit yang sangat menggangu untuk sebagian besar penderitanya. Tapi karena kurangnya pengetahuan tentang penyakit asma, banyak orang menganggap sepele penyakit ini.

Banyak faktor yang memicu penyakit saluran pernapasan ini, selain faktor lingkungan,dan keturunan, asma juga disebabkan oleh gangguan emosi (kelelahan pikiran), terlalu letih, perubahan cuaca, pikiran, polusi
(asap rokok, aroma yang menyengat), alergi, juga infeksi saluran pernapasan akibat influenza.

Asma adalah suatu keadaan dimana saluran pernapasan mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu yang
menyebabkan peradangan. Meski penyempitan tersebut bersifat sementara namun perlu diperhatikan, pasalnya penyakit ini belum ada obatnya, kalaupun ada itu baru sebatas mengurangi kambuh.

Awalnya penyakit ini ditandai dengan gejala-gejala ringan, seperti sering batuk, bersin-bersin, dan susah bernapas (dada terasa sesak). Timbulnya beberapa gejala itu biasanya sudah bisa ditandai ketika penderita masih kecil. Namun sekitar 50% gejala itu akan sembuh dengan sendirinya, tapi tidak menutup kemungkinan akan muncul lagi dengan gejala yang lebih berat.

Ini dia beberapa cara alami untuk menghindari asma kambuh:

Sering-seringlah cuci tanganĀ 

Foto: dok. Samad Deldar

Serangan asma biasanya lebih sering terjadi di saat pergantian musim, dimana orang-orang rentan terserang flu. Bahkan masalah dengusan ringan saja bisa membuat asma semakin sulit dikontrol.

Infeksi virus merupakan pemicu asma pada umumnya. Virus-virus flu bisa bertahan hidup selama berjam-jam di pegangan pintu, uang, serta benda-benda lainnya. Sering-seringlah cuci tangan Anda, paling tidak beberapa kali sehari. Hal ini akan membuang virus jauh-jauh sebelum virus tersebut sempat melekat di tangan.

Bertindak cepat jika asma menyerang

Jangan abaikan gejala-gejala awal serangan asma, bahkan jika gejalanya sudah biasa seperti sesak napas atau napas yang lebih cepat. Segeralah hubungi
dokter untuk mendapatkan penanganan dan obat untuk mencegah penyempitan saluran
pernapasan sebelum serangan asma semakin serius.

Tarik napas dalam-dalam

Foto: dok. Steve Halama

Sebagian besar orang bernapas hanya dengan menggunakan otot-otot dada. Pernapasan seperti ini tidak bisa mengosongkan paru-paru sepenuhnya dari udara. Bagi mereka yang mengidap asma, ada baiknya juga menggunakan pernapasan diafragma
(pernapasan perut).

 

Foto: dok. Chris Abney

Hindari binatang berbulu

Binatang peliaraan yang berbulu sebaiknya tidak ada di rumah penderita asma. Atau paling tidak binatang tersebut tidak berada di kamar tidur dan ruang utama.

 

 

Hindari pemicu asma

Hal yang paling mudah untuk menghindari asma adalah dengan menghindari pemicunya. Hindari makanan dan udara kotor yang menyebabkan asma kambuh.

Renang

Olahraga renang sangat dianjurkan untuk penderita asma. Dengan berenang maka paru-paru akan bekerja lebih baik untuk membuat napas lebih panjang. Lakukan olahraga ini 2 kali seminggu dengan durasi 1-2 jam pada pada pagi hari.

Konsultasi dokter

Foto: dok. Hush Naidoo

Selalulah berkonsultasi dengan dokter Anda. Rutinlah ke dokter sehingga penyakit asma Anda dapat terkontrol dengan baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here